Kegunaan Temulawak

Rimpang temulawak mengandung zat kuning kurkumin, minyak asiri, pati, protein, lemak (fixed oil), selulosa dan mineral. Di antara komponen tersebut yang paling banyak kegunaannya adalah pati, kurkuminoid dan minyak asiri. Ketiganya banyak digunakan baik dalam industri maupun dalam rumah tangga.

Pati merupakan komponen kimia terbesar dari rimpang temulawak. Pati temulawak berwarna putih kekuningan karena mengandung kurkuminoid. Kadar protein pati temulawak lebih tinggi dibandingkan dengan pati tanaman lainnya. Kadar protein pati temulawak sebesar 1,5%, sedangkan pati jagung hanya 0,8 %, pati gandum 0,6% dan pati kentang 0,4 %. Komposisi pati temulawak lebih lanjut dapat dilihat dalam tabel berikut

Temulawak dapat dimanfaatkan sebagai obat, sumber karbohdirat, bahan penyedap masakan dan minuman, serta pewarna alami untuk makanan dan kosmetika. Karenanya, di dalam daftar tumbuhan obat Indonesia, temulawak termasuk tanaman yang prospektif untuk dikembangkan. Semua bagian tanaman temulawak dapat dimanfaatkan untuk beberapa macam keperluan adalah rimpangnya.

Berdasarkan penelitian dan pengalaman, temulawak telah terbukti berkhasiat dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Misalnya dapat digunakan untuk pengobatan gangguan fungsi hati (liver), baik pada hepatitis maupun pada perlemakan hati. Sebagai obat gangguan hati, temulawak bekerja sebagai kolagoga yakni meningkatkan produksi dan sekresi empedu, menurunkan kadar kolesterol hati dan mengaktifkan enzim pemecah lemak di hati. Dalam bentuk rebusan dan ekstrak, temulawak dipakai untuk pengobatn kolelitiasis, kolesistitis dan kerusakan pada parenkim hati.

Temulawak dapat digunakan sebagai obat anti inflamasi atau anti radang. Melalui aktivitas anti inflamasinya, temulawak efektif untuk mengobati penyakit radang sendi, rematik, atau artritis rematik.

Jika ditelusuri lebih jauh, temulawak ternyata telah lama digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, seperti menambah nafsu makan, menyembuhkan sakit maag, batuk, asma, sariawan, panas, malaria, ambeien, sembelit dan diare.

Di samping itu, memperbanyak air susu ibu (ASI), mengobati gangguan saat nifas dan menstruasi, eksim, kencing nanah atau sifilis, kembung dan mulas, asam urat, sakit pinggang, pegal linu, hipertensi, kencing batu, membersihkan darah, kutu air, muntah-muntah, muntaber, serta mengatasi gangguan cacing pita.


=====================================

>>> Temulawak Memelihara Kesehatan Hati, Mengatasi Hepatitis, Sakit Kuning, Memperbaiki Nafsu Makan, Mengatasi Perut Kembung dan Wasir, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>